Rabu, 19 Oktober 2011

Momentum Qurban

Hari Raya Qurban Sebagai Momentum Tazkiyatun Nafs
Arif Maulana Al-Lomboqy

Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkorbanlah….(Al-Kautsar 1-2)
Maha suci Allah, Dzat yang telah mengaruniakan kepada hamba-hambanya Kemampuannya untuk bermakrifat kepada-Nya. Dan sungguh kemuliaan dan keutamaan manusia yang melebihi makhluk-makhluk ciptaan Allah Iainnya itu adalah karena kemampuan untuk bermakrifat kepada-Nya. Dan sesungguhnya makrifat kepada Allah hanya dapat dilakukan dengan hati (kalbu), bukan dengan anggota tubuh yang lain.
Hatilah yang bergerak menggerakkan untuk mendekat kepada Allah, bekerja karena-Nya, berjalan menuju-Nya, dan bahkan hanya dengan hati sajalah manusia mampu menyingkap apa-apa yang ada di sisi Allah dan yang ada padanya-Nya. Nyatalah bahwa peran dan kedudukan hati atas anggota lainnya adalah teramat vital. Ia seumpama raja yang berkuasa penuh mengatur rakyatnya Kalau sang raja baik, maka ia akan mengatur rakyatnya ke arah yang baik dan menganjurkan mereka agar berbuat yang baik pula, sehingga terhindar dari tujuan- tujuan lain selain Allah. Ushikum wa iyya ya nafsi bitaqwallahi.
Tapi sebaliknya, bila rajanya zhalim, jahat, aniaya dan menganjurkan kepada yang munkar, akan terseretlah rakyatnya ke sesuatu selain Allah, yang akibatnya rentetan bencanalah yang akan menimpa rakyat yang diaturnya itu, akibatnya terhijablah mereka dari mengenal Allah SWT. Pantaslah kalau Rasulullah SAW bersabda, "Ingatlah dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging, bila ia baik, akan baiklah seluruh tubuh itu, tetapi hila ia rusak, maka akan rusak pula tubuh itu seluruhnya, (ketahuliah bahwa) segumpal daging itu adalah hati (kalbu)," (H.R, Bukhari Muslim]
Dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Ka'bul Ahbar melalui Aisyah r.a bahwa Nabi SAW bersabda, "Manusia itu kedua matanya adalah pemberi petunjuk, kedua telinganya adalah corong, lidahnya adalah juru bahasa, kedua tangannya adalah sayap, kedua kakinya adalah pos, sedangkan rajanya adalah hati. Maka apabila raja itu baik, maka baik pula tentara-tentaranya" [AI Hadits].
Maka, sungguh meneliti dan mengoreksi hati adalah hal yang perlu terus menerus kita lakukan agar hati kita ini senantiasa terkontrol kondisinya. Ditinjau dari segi hidup- matinya hati, Dr. Ahmad Faridh dalam kitabnya, Tazkiyat An Nufus. Kitab yang berisi pemikiran Imam Ibnu Rajab AI Hambalit, AI Hafizh Ibnu Qayyim AI Jauziyah, dan Imam AI Ghazali - membagi hati manusia ke dalam tiga karakter.
1. Hati yang sakit (al Qalbu al Maridh). Perumpamaan bagi orang yang hatinya sakit adalah ia tak ubahnya seperti gelas kotor dan kusam yang tak pernah dibersihkan, lalu diisi air keruh. Perhatikanlah, bahwa jangankan memasukan sebutir debu yang kasat mata ke dalamnya, benda-benda seperti paku payung, jarum, silet atau pula patahan pisau cutter sekalipun tidak akan tarnpak terlihat. Yang terlihat tak pernah berubah, yaitu hanya kotor dan kusamnya gelas. Perumpamaan lain bagi orang yang hatinya sakit, ialah ibarat cermin, ia adalah cermin yang tidak terawat, sehingga penuh noktah-noktah (titik-titik) hitam. Mulanya mungkin hanya satu noktah, namun dari hari ke hari noktah tersebut terus bertarrbah. Akibatnya setiap benda, sebagus apapun yang disirnpan di mukanya, akan tampak lain pantulan bayangannya. Setidak-tidaknya bayangan benda itu tampak buram dan lebih buruk dari aslinya. Apalagi yang bercermin di depannya, siapapun dia, niscaya akan merasa kecewa. Sebab, sebagus dan serapih apapun dandanannya, bayangan yang terpantul dari cennin akan tampak buruk dan kusam begitulah hati yang sakit. la akan tampak penuh noktah hitam dan noktah itu akan terus bertambah" Dari waktu ke waktu, Hari ini melekat noktah riya, esoknya melekat noktah ujub, hari lusanya mungkin noktah iri dengki, lain kali noktah berniat buruk, su'uzhon, berkata-kata Sia-sia, lalai menjaga pandangan, dan seterusnya, Akhirnya hati pun penuh tumpukan noktah-noktah hitam. Jadilah ia qolbun maridh! Naudzhibillah.
Orang yang menderita qolbun maridh (hati yang sakit) akan sulit menilai secara jujur apapun yang tampak di depannya, Melihat orang sukses, timbul iri dengki, Mendapat kawan beroleh karunia rizki, timbul resah, gelisah, dan ujung-ujungnya menjadi benci, Dihadapkan pada siapapun yang memiliki kelebihan, hatinya akan serta merta menyelidki bibit-bibit dan kekurangannya, bila sudah ditemukan, hatinya pun akan senang bukan kepalang, Ibarat menemukan barang berharga, ia pun lalu mengumbar dan mengabarkan bibit dan kekurangan orang itu kepada siapa saja, agar kelebihannya menjadi tenggelam, naudzhubillah.
Adapun ciri lainnya dari hati yang sakit adalah cenderung gemar terhadap makanan ruhani yang memudharatkannya, tetapi sangat enggan terhadap santapan ruhani yang bermanfaat. Ia biarkan penyakit yang berbahaya karena enggan minum obat yang berguna. Sedang hati yang sehat dan selamat akan menerima obat ruhani yang menyehatkan dan meninggalkan makanan ruhani yang menyesatkan dan membahayakan.
Padahal sungguh tiada santapan ruhani yang paling bermanfaat, selain iman, sedangkan sedangkan obatnya yang paling efektif ialah mernbaca AI-Quran. Walhasil, hati yang sakit adalah hati yang hidup, namun mengandung penyakit. Di dalam qolbun maridh disatu pihak terdapat mahabbah (kecintaan) kepada Allah: iman, ikhlas, dan tawakkal kepada-Nya. Di pihak lain, terdapat rasa cinta terhadap hawa nafsu, rasa tamak untuk meraih kesenangan, mementingkan kehidupan dunia, dan hal-hal lainnya.
2. Hati yang mati (at Qalbu al Mayyit)
Hati yang mati adalah hati yang sepenuhnya dikuasai hawa nafsu sehingga ia terhijab dari mengenal Tuhannya. Hari-harinya adalah hari-hari penuh kesombongan terhadap Allah, sama sekali ia tidak mau beribadah kepada-Nya, dia juga tidak mau bersama hawa nafsu dan keinginan-nya walaupun sebenarya hal itu dibenci dan dimurkai Allah.
Tazkiyat al-nafs adalah langkah untuk membersihkan jiwa melalui tahapan maqâmât hingga merasakan kedekatan dengan Allah, Out put dari tazkiyat al-nafs adalah lâhût manusia menjadi bening. Dan momentum idul adha adalah saat yang tepat untuk kembali kepada kesucian diri dengan cara berkurban, hari dimana “deposito” kita dinilai sedikitnya 700 kali lipat dengan kecepatan perhitungan yang tiada tandingannya, itulah harga dari sebuah ketulusan pengorbanan. Berkorban dengan apa saja yang bisa dikurbankan, materi, waktu, tenaga dan lainnya. Maka sangat beruntunglah orang yang mampu dan mau melaksanakan qurban di tiap tahunnya.
Pada hari ini, seluruh umat Islam di seantero dunia bersuka cita, riang gembira menyambut datangnya hari raya Idul Adha. Satu dari dua hari raya umat Islam yang sarat nilai dan makna, hari yang istimewa dan bersejarah, sehingga menjadikannya hari yang pantas dimeriahkan dan hari yang seharusnya dirayakan.
Ada dua peristiwa penting berskala global dan universal, dalam konteks orang-orang yang beriman tentunya, yang terjadi pada hari Idul Adha ini. Pertama, prosesi ibadah haji, yang merupakan ajaran pokok (rukun) Islam kelima dan yang Kedua, penyelenggaraan ibadah qurban (menyembelih binatang qurban), yang merupakan simbol dan sekaligus bukti nyata sebuah keimanan dan ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya.
Sebagai rukun Islam yang kelima, ibadah haji bukanlah sekedar ritual formal, dan bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan merupakan rukun Islam yang memiliki sejumlah keistimewaan dan keutamaan. Betapa tidak, sebagai sebuah ajaran pokok; tiang utama, ia tidak serta merta wajib ditunaikan. Ia diwajibkan “hanya” kepada orang-orang yang mampu dan sanggup.
Diantara keistimewaan ibadah haji adalah bahwa ia tidak dapat dilakukan di sembarang waktu dan sembarang tempat. Waktunya telah ditentukan dalam rentangan bulan Syawwal sampai dengan bulan Dzulhijjah dan dalam beberapa hari tertentu pula. Dan tempatnya pun demikian juga; Makkah, Arafah, Mina dan Muzdalifah.
Dengan demikian, apabila ada gagasan, ide atau pemikiran yang dianggap paling cemerlang sekalipun misalnya ada yang hendak merubah waktu penyelenggaraan haji, dengan alasan menghindari kepadatan jama'ah, mengantisipasi bahaya desak-desakan antar jamaah, mengatasnamakan sebuah peremajaan dan inovasi beribadah, atau bahkan dengan alasan mencari kekhusyu'an sekalipun, maka sudah barang tentu gagasan semacam itu sama sekali tidak dapat diterima.
Waktu dan tempat yang sudah ditentukan semacam itu merupakan simbol kekuasaan dan keesaan Allah yang harus difahami, dihayati dan diamalkan secara optimal. Semoga suatu saat kita yang belum melaksanakan ibadah teramat mulia ini diberikan kesempatan oleh Allah, Amin.
Peristiwa besar kedua pada kesempatan hari raya Idul Adha seperti ini adalah penyembelihan binatang qurban. Selain dari sudut pandang hukum Islam atau syariah yang menyatakan bahwa menyembelih binatang qurban itu sunnah atau dianjurkan, dari aspek kesejarahan, ibadah qurban memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang dan kandungan nilai yang sangat dalam.
Adapun dasar hukum anjuran dan diperintahkannya menyembelih binatang qurban, antara lain firman Allah SWT :
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوْا اسمَ اللهِ عَلَى ما رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيْمَةِ الأَنْعَامِ فَإِلهُكُمْ إلهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوْا و بَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَ ﴿الحـج : 34﴾
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).”
Diciptakannya binatang ternak bagi umat manusia adalah untuk diambil manfaatnya, baik sebagai alat bantu pengangkutan, dipelihara atau untuk disembelih. Dan itu semua diantara bentuk rizki Allah yang diberikan kepada umat manusia. Oleh sebab itu, pada saat ada perintah untuk menyebelihnya, baik untuk qurban atau kepentingan lainnya, ditegaskan agar selalu menyebut nama Allah; membaca basmallah, ingat kepada Allah. Sehingga ibadah yang dilakukan benar-benar tepat sasaran; berdaya guna dan berhasil guna. Membuahkan pendekatan diri kepada Allah; keimanan yang benar kepada Allah dan menjadi sarana untuk menjalin tali silaturrahim dan jalinan kehidupan sosial yang harmonis, maka jelaslah dengan ibadah semcam ini akan tampak nuansa sosila yang mengedepankan ukhuwah islamiyah. Karena sesugguhnya yang sampai di hadapan Allah dan diterima oleh Allah SWT bukanlah darah yang kita tumpahkan, dan daging yang kita makan dan kita bagi-bagikan, melainkan keihlasan dan ketaqwaan kita, kejujuran dan keistiqomahan kita dalam melaksanakan perintah Allah.
لَنْ يَنَالَ اللهَ لُحُوْمُهَا و لا دِمَاؤُهَا ولكِنْ يَنَالُهُ التَقْوَى مِنْكُمْ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. (Al-Hajj 37).
Dan yang terakhir, penulis mengajak kita semua untuk memperbaharui dan selalu berdoa kepada Allah untuk selalu memperbaiki niat kita, menjaga niat selama menjalankan ibadah dan akhirnya menerima niat kita Amin Ya Rabb. Wallahu A’lam bishawab. A3

SERATUS SATU Tokoh ternama dalam sejarah ISLAM:

Tokoh Abad ke 7
1. Muhammad bin Abdullah
2. Abu Bakar
3. Khalid bin Walid
4. Umar bin Khattab
5. Utsman bin Affan
6. Ali bin Abi Thalib
7. Amru bin Ash
8. Ziyad bin Abih
9. Mu’awiyah
10. Abdul Malik bin Marwan
Tokoh Abad Ke 8
11. Al-hajjaj bin Yusuf
12. Musa bin Nushayr
13. Qutaybah bin Muslim
14. Ibnu al-Muqaffa’
15. Abu Hanifah al-Nu’man
16. Al-Manshur al-Abbasi
17. Adurrahman Ad-dakhil
18. Al-Khalil bin Ahmad
19. Sibawayh
20. Muhammad bin al-Hasan al-Syaibani

Tokoh Abad Ke 9
21. Jabir bin Hayyan
22. Abu Nawas
23. Al-Syafi’ie
24. Al-Waqidi
25. Al-Ma’mun
26. Ibrahim al-Nazhzham
27. Muhammad bin Musa al-Khawarizmi
28. Ishaq al-Mawshili
29. Ahmad bin Hanbal
30. Zaryab
31. Al-Jahizh
32. Al-Bukhari
33. Ya’kub bin Ishaq al-Kindi
34. Ahmad bin Thulun
35. Abbas bin Farnas
36. Ibnu Qutaybah
37. Abu Hanifah al-Dinawari
38. Ibnu al-Rumi

Tokoh Abad ke 10
39. Al-Junayd
40. Al-Hallaj
41. Muhammad bin Jarir al-Thabari
42. Abu Bakar al-Razi
43. Al-Battani
44. Abu Hasan al-Asy’ari
45. Al-Farabi
46. Al-Mas’udi
47. Abdurrahman al-Natsir
48. Al-Mutanabbi
49. Abul Faraj al-Isfahani
50. Abu al-Wafa al-Bawzajani
51. Muhammd bin Ahmad al-Maqdis

Tokoh Abad ke 11
52. Al-Firdawsi
53. Abu Hayyan al-Tawhidi
54. Miskawayh
55. Ibnu Sina
56. Ibnu al-Khaytsam
57. Al-Birruni
58. Abu al-‘Ala al Ma’arri
59. Ibnu Hazm
60. Nizham al-Mulk

Tokoh Abad ke 12
61. Al-Ghazali
62. Al-Hariri
63. Umar al-Khayyam
64. Al-Idrisi
65. Ibn Thufayl
66. Shalahuddin al-Ayyubi
67. Ibnu Rusyd

TOHOH Abad ke 13
68. Ibnu Jubair
69. Yaqut al-Hamawi
70. Izzuddin bin al-Atsir
71. Muhyiddin Ibnu Araby
72. Jalaluddin al-Rumi
73. Nashiruddin at-Thusi
74. Al-Zahir Beybres
75. Ibnu Khallikan
76. Ibnu al-Nafis
77. Sa’di al Syirazi

TOKOH Abad ke 14
78. Ibnu Taimiyah
79. Ibnu Bathuthah
80. Ibnu al-Khattib
81. Hafizh al Syirazi
82. Ibnu Khaldun

Tokoh abad ke 15
83. Al-Maqrisi
84. Sultan Mahmud II
85. Abdurrahman al-Jami

Tokoh Abad ke 16
86. Jalaluddin al-Suyuthi

Tokoh Abad ke 17
87. Akbar
88. Syah Abbas (Al-Akbar)

Tokoh Abad ke 18
89. Muhammad bin Abd al Wahhab

Tokoh Abad ke 19
90. Al-Jabbarti
91. Muhammad Ali
92. Rifa’ah al-Thahthawi
93. Abdul Qadir al-Jazairi
94. Madhat Pasya
95. Khayruddin al-Tunisi
96. Jamaluddin al-Afghani
97. Sayyid Ahmad Khan

Tokoh Abad ke 20
98. Muhammad Abduh
99. Abdurrauf Fithrah
100. Kamal Attaturk
101. Ahmad Kasrawi


Dialog Provokative Film Cin(t)a , [sebuah film pluralisme agama]

God is a Director
Dear God, Yahweh, EL, Allah, Tuhan
In Your majesty, you create differences
In my arrogance, I question your wisdom
In your mistery, you create temptation
In my inferiority, you make me more than I am.
So here I am
Surrender me in the agony of your love
Surrender me in the irony of your law
Lead me to the joy of love redivined
Teach me how to love you more
Islam bukan agama barbar
Kau disubisidi sekolah disini, buat bantuin pemerintah mikir, kalu kamu Cuma bisa nyalah-nyalahin pemerintah buat apa kau diluluskan, republic ini sudah kebanyakan sarjana nyengir
Kenapa di dunia ini diciptakan perbedaan, padahal kita ingin bersatu
Arsitek itu suka berasa Tuhan, berasa yang paling tahu rancangan terbaik untuk manusia
Yang paling tahu denah terbaik ya yang ngejalanin sendiri
God is an Architect
Dia bisa gabungin bentuk dan fungsi dan ngegunain itu untuk satu tujuan, the glory of His name.
The thinking is yes to much , then the prosess is so cool
Yakin lho masih mau sama gue, Tuhan gue aja berani gue khianatin apalagi lho ntar
Mozaik itu beda-beda bentuk, warna, tapi bila dilihat dari sudut yang tepat akan menjadi sesuatu yang indah
Tuhan menciptakan atheis karena capek disembah dan dipuji setiap saat
Kenapa Allah menciptakan perbedaan kalau hanya ingin disembah dengan satu cara
Makanya Allah menciptakan cinta, biar yang beda-beda bisa tetep nyatu
Agama sudah jadi propaganda paling murah dan efektif sepanjang sejarah
Kewajiban kita untuk memelopori perdamaian, orang bodoh yang tak tahu apa-apa lebih mudah diprovokasi
Kalo ngga bisa nyeeesaiain permasalahan disana jangan coba-coba buat masalah disini
Tuhan yang disebut dengan berbagai nama, dan disembah dengan berbagai cara
Walah kapitalisme pun tak boleh oleh Tuhan
Bisa penuh nerakanya nanti
Kalau aku Tuhan pasti kau kumasukkan surge


Khutbah 'Idul Adha

Idul Adha;
Refleksi Perjalanan dan Teladan Nabi Ibrahim As
Arif Maulana Al-Lomboqy
الخطبة الأولى
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

الله أكبر الله أكبر الله أكبر، الله أكبر الله أكبر الله أكبر، الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر و لله الحمد.
الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة و أصيلا، لا إله إلا الله وحده صدق وعده ونصر عبده وأعزَّ جنده وهزم الأحزاب وحده، لا إله إلا الله ولا نعبد إلا إياه مخلصين له الدين ولو كره الكافرون، لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر ولله الحمد. الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحاتُ، وبفضله تتنزل الخيراتُ والبركاتُ، وبتوفيقه تتحقق المقاصدُ والغاياتُ.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. أما بعد.
فيأيها المسلمون أوصيكم وإياي نفسي بتقوى الله لقد فاز المتقون، قال الله في كتابه الكريم، يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله حق تقاته ولاتموتن إلا وأنتم مسلمون. وقال، إنا أعطيناك الكوثر. فصل لربك وانحر. إن شانئك هو الأبتر. صدق الله العظيم.
Ma’asyiral Muslimin, Jamaah sholat Idul Adha Rahimakumullah
Dalam kesempatan ini perkenankanlah saya untuk berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada segenap jamaah sekalian, untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan kesyukuran kita, dengan cara memaksimalkan kesungguhan kita dalam melaksanakan perintah-perintah Allah serta menjauhi segala larangan-Nya. Dengan demikian, semoga kita senantiasa termasuk dalam golongan hamba-hamba-Nya yang mendapatkan rahmat, memperoleh keselamatan di dunia hingga di akherat kelak, Amien.
Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang penuh dengan keutamaan dan kebaikan. Dan sangatlah sayang apabila bulan ini dilewatkan begitu saja. Hari ini adalah hari Idul Adha atau yang biasa disebut dengan Idul Qurban. Pada hari ini disunatkan bagi umat Islam untuk melakukan 2 peribadatan yaitu:
1. Mendirikan sholat idul adha 2 rokaat
2. Melakukan penyembelihan binatang ternak bagi yang mampu
Kedua perintah ini terdapat dalam firman Allah dalam surat al- Kaustar ayat 2.
فصل لربك وا نحر
“Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan sembelihlah binatang”
Berkorban merupakan suatu sikap mendasar manusia yang diwujudkan dengan memberikan sesuatu yang dimilikinya kepada orang lain yang membutuhkan. Melalui perintah berkorban, Allah mengajarkan agar hubungan sosial antar sesama manusia tetap terjalin dalam suasana kasih sayang, yang kaya membantu yang miskin. Lebih dari itu, Allah ingin menanamkan nilai-nilai ketakwaan manusia agar kualitas dirinya semakin meningkat. Sebab substansi dari ajaran berkorban bukan terletak pada darah dan daging hewan qurban yang kita sembelih, tetapi pada ketakwaan yang tertancap dalam diri kita. Sebagaimana firman Allah dalam surat al-Haj ayat 37 yang artinya: “Daging dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, melainkan ketakwaanmulah yang dapat mencapa-Nya.”
Dalam Islam ibadah kurban mengandung dua dimensi, pertama dimensi spiritual kepada Allah sebagai konsekwensi dari kepatuhan kepada Allah Swt, sehingga melakukan kurban semestinya tidak hanya saat Idhul Adha, melainkan setiap saat kita harus mengorbankan apa yang kita miliki sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt. Kedua dimensi sosial kemanusiaan yang nampak dengan prinsip pendistribusian hewan kurban pada mereka yang berhak. sebuah upaya pengentasan sesama ke dalam taraf hidup yang lebih baik, termasuk yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami Mentawai, Sumatera Barat, Banjir Bandang di Wasior Papua, Gunung Merapi di Yogyakarta dan bencana-bencana lainnya. Karena pendistribusian tersebut merupakan bukti konkrit akan kepedulian dan solidaritas sosial.
الله أكبر... الله أكبر... الله أكبر....الله أكبر ولله الحمد

Ma’asyiral Muslimin, sidang sholat Idul Adha Rahimakumullah
Dalam sejarah Islam, Syariat Qurban dimulai dari peristiwa besar yang dialami keluarga Nabi Ibrahim As. Pengorbanan luar biasa dari sosok Ibrahim As bersama keluarganya ini dijadikan oleh Allah Swt sebagai tauladan bagi seluruh ummat manusia sepanjang zaman. Allah Swt dalam sebuah firman-Nya:
قد كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ
“Sungguh adalah bagi kamu sekalian menjadi contoh teladan yang baik tentang kehidupan Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya”. (Q.S. Al-Mumtahanah : 4).
Pada usia perkawinan yang sudah sangat senja, disaat beliau dan Istrinya sudah tua, anak yang ditunggu-tunggu belum juga ada. Penantian yang panjang itu tidak menyebabkan Ibrahim As berputus asa dari Rahmat Allah Swt. Dalam masa penantian yang panjang tersebut, Beliau tetap istiqomah, terus menerus berdo'a dan memohon kepada Allah agar dianugerahi keturunan yang Sholeh dengan doanya, “Robbi habli minassholihin”, Yaa Allah ya Tuhan-ku karuniakanlah kepadaku anak yang sholeh. Hingga akhirnya Allah mengkaruniainya nabi Ismail As.
Allah memerintahkan kepada Nabi Ibrahim As untuk berpisah dengan anak dan Istrinya, Istri yang baru melahirkan dan anaknya yang masih merah ditinggal tanpa sanak keluarga, tanpa pembantu dan tetangga. Ditinggal di gurun pasir yang gersang dan panas serta bukit batu yang ganas.
Setelah ditinggal Ibrahim, maka tinggallah Siti Hajar sebatang kara dengan anaknya. Hari-hari dilaluinya sendiri bersama anaknya dengan bekal seadanya. Waktu terus berlalu, Akhirnya perbekalan habis sama sekali. Tiada siapa-siapa yang bisa dimintai tolong, Air susupun telah kering, sementara anaknya menangis kehausan. Dalam kondisi seperti itu Jiwa kasih seorang Ibu yang ada pada diri Siti Hajar menyebabkan dia harus berlari-lari antara bukit shofa dan marwa untuk mencari dan mendapatkan air untuk keberlangsungan hidup anaknya.
Demikianlah seorang Hajar berusaha dan terus berusaha, Namun apa yang diharapkan tidak kunjung didapatkan. Walau demikian beliau tetap tegar dan optimis dan terus berlari, berusaha dari bukit shafa dan marwah sampai 7 kali. Setelah berusaha keras, Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyang menurunkan bantuan-Nya dengan mengeluarkan mata air di dekat kaki Ismail. Mata air inilah yang sekarang menjadi sumber air Zam-zam.


Ma’asyiral Muslimin, Jamaah sholat Idul Adha Rahimakumullah
Ujian berat yang diterima Ibrahim As dan keluarganya tidak berhenti sampai di situ saja. Ternyata setelah Ismail beranjak dewasa, datanglah ujian keimanan berikutnya. Allah memerintahkan kepada Nabi Ibrahim As untuk menyembelih putra tunggal yang yang sangat dicintainyai itu.
Cinta Orang tua kepada Anak, pada saat itu dihadapkan dengan ketaatan dan kepasrahan kepada kehendak dan perintah Allah Yang Maha Kuasa. Dengan ketabahan, ketulusan dan tawakal beliau menerima perintah tersebut. Karena Nabi Ibrahim menyadari bahwa hidup ini harus selalu dalam ketaatan kepada Allah Yang Maha Kuasa. Sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar, apapun resiko yang harus ditanggung, perintah Allah itulah yang terbaik, yang harus didahulukan, ditaati dan dilaksanakan.
Bahkan sampai pada tingkat dimana perintah itu dalam pandangan kita terasa dan seperti sesuatu yang sangat tidak wajar, bahkan tidak manusiawi, harus dan wajiblah kita sebagai seorang yang mengaku beriman untuk mengatakan “Sami’na wa atha’naa – Kami dengar dan kami patuhi”.
Nabi Ibrahim pun menajamkan aqidah dan keyakinannya. Beliau kemudian menyampaikan perintah Allah tersebut kepada putranya, Ismail As. (Sebagaimana terungkap dalam surat Ash-Shaffat:102).
يَا بُنَيَّ إِنِّى أَرَى فىِ الْمَنَامِ أَنِّى أَذْبَحُكَ، فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىْ، قال يأَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرْ سَتَجِدُنِى إِنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصَّابِرِيْنَ
“Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu, Maka pikirkanlah pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, niscaya engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”
Sungguh jawaban dan respon yang beliau dapatkan sangat luar biasa. Dengan tegas, sopan dan penuh keyakinan kepada Rahmat dan Kasih Sayang Allah Swt, Ismail As menampakkan bukti kesholehannya dengan jawabannya tersebut.
Ini semua adalah bentuk dari ketaatan dan kepasrahan yang total, yang diaplikasikan dalam bentuk pengorbanan tingkat tinggi yang juga tercermin dalam jawaban ismail, putra Ibrahim.




Ma’asyiral Muslimin, Jamaah sholat Idul Adha Rahimakumullah
Peristiwa agung lainnya yang patut kita renungkan dan kita ambil pelajarannya adalah pelaksanaan ibadah haji. Adalah suatu pengorbanan yang tidak ringan , bukan hanya dengan harta benda, kekayaan, tenaga, dan pikiran saja, tetapi keluarga dan nyawapun ikhlas dikorbankan demi menjalankan perintah Allah Swt. Dimana saat sekarang ini jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di tempat yang sama, dengan niat dan tujuan yang sama, serta pakaian yang sama tanpa membedakan warna kulit, keturunan dan jabatan. Mereka menyerukan kalimat yang sama, yaitu kalimat talbiyah :
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ
Mereka hidup menyatu dalam perasaan yang sama, menyingkirkan kepentingan-kepentingan pribadi, kelompok dan golongan. Yang demikian itu melambangkan “kelepasan” sebab saat pertemuan dengan Allah dibutuhkan penanggalan dan pelepasan segalanya. Melupakan segala bentuk pertikaian dan perselisihan, larut dalam kebersamaan, mengagungkan dan meng-Esakan Allah, membina dan merekatkan tali persaudaraan dan ukhuwah islamiyah, yang melewati batas negara bahkan benua, diikat oleh satu simpul, yaitu akidah islamiyah yang kuat, sehingga terciptalah gambaran masyarakat Islam yang ideal.
Orang-orang yang menunaikan ibadah haji itu bukanlah orang-orang yang kaya raya , melainkan mereka itulah orang-orang yang memiliki niat yang kuat. Mereka adalah orang-orang yang telah lama bercita-cita dan bertekad untuk melaksanakan rukun Islam yang ke lima, memenuhi salah satu cita-cita dalam hidupnya yaitu dapat memenuhi panggilan Illahy ke Baitullah sebelum mereka berpulang ke hadirat Ilahy Robby.
Orang-orang yang menunaikan ibadah haji sebenarnya adalah mereka yang mengorbankan kesenangan , bukan mencari kesenangan. Ibadah haji bukanlah untuk mencari kebanggaan, bukan pula untuk mencari status social. Ibadah haji adalah pelaksanaan kewajiban sebagai seorang muslim yang harus dijalankan tanpa pamrih, tawadhu, tanpa riya dan takabbur, kita berdo’a agar umat muslim yang sedang dan telah melaksanakan ibadah haji dapat diterima segala amalannya sehingga mendapat predikat haji yang mabrur, dan kita berharap semoga kita yang belum berkesempatan untuk melaksanakannya agar diberi kesempatan oleh Allah di kemudian hari, Amin.
Maka cukuplah beralasan apabila momentum Idul Adha ini, kita jadikan sebagai sarana untuk instropeksi, mawas diri, bertanya kepada diri kita masing-masing, sekaligus mengadakan revitalisasi terhadap kadar keimanan dan ketaqwaan kita, sehingga Islam benar-benar menjadi “Rahmatan lil’alamin” yaitu apabila islam dilakukan secara benar, dengan sendirinya akan mendatangkan rahmat, baik untuk ummat islam sendiri maupun penduduk seluruh alam. Maka Revitalisasi taqwa mutlak dilakukan untuk menuju Baldatun, thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
Demikianlah khutbah Idul Adha yang dapat saya sampaikan pagi ini. Semoga ini semua bisa memotivasi kita untuk selalu memetik hikmah Idul Adha. kesediaan untuk berkurban dalam segala kehidupan, Termasuk menyelamatkan keluarga dan keturunan serta generasi kita dari dekadensi moral.
Semoga Allah SWT, meridhai segala usaha dan amal perbuatan kita. Dan semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang saleh, ahli ibadah dan kembali kepada sang Khalik dalam keadaan khusnul khatimah, Amin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ وَنَفَعَنِى وَإِيـَّاكُمْ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ فَتَقَبَّلَ الله ُمِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِى هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله َالْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُؤْمِنِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُالرَّحِيْمُ.
الخطبة الثانية
الله أكبر الله أكبر الله أكبر، الله أكبر الله أكبر الله أكبر، الله أكبر. الله اكبر كبيرا والحمد لله كثيرا و سبحان الله بكرة و أصيلا, لا اله إلا الله و الله اكبر الله اكبر و لله الحمد.
الحمد لله الذي امرنا بالاتحاد و نهانا عن التفرق و الفساد, اشهد أن لا اله إلا الله و حده لا شريك له و اشهد أن محمد عبده و رسوله. اللهم صل و سلم و بارك علي سيدنا محمد و علي آله و أصحابه الذين سلكوا علي سبيل الهدى و التقوى.
أما بعد, فَيَا عِبَاد اللهِ اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، وَتَزَوَّدُوْا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاعْلَمُوا أَنَّ الله َأَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّي بِمَلاَئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ وَهُوَ الْقَائِلُ فِي كِتاَبِهِ الْكَرِيْمِ إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اللهم اغفر للمسلمين و المسلمات والمؤمنين و المؤمنات الأحياء منهم و الأموات إنك سميع قريب مجيب الدعوات يا قاضى الحاجات. ربنا إننا سمعنا مناديا ينادي للإيمان أن أمنوا بربكم فأمنا ربنا فاغفر لنا ذنوبنا و كفر عنا سيآتنا و توفنا مع الأبرار. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِي فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَاالَّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ.
اللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَصْلِحْ وُلاَةَ الْمُسْلِمِيْنَ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلىَ عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ وَوَفِّقْهُمْ لِلْعَمَلِ بِمَا فِيْهِ صَلاَحُ الإِسْلاَمِ وَالْمُسْلِمِيْنَ.
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ. ربنا أتنا في الدنيا حسنة و في الآخرة حسنة و قنا عذاب النار. سبحان ربك رب العزة عما يصفون و سلام علي المرسلين و الحمد لله رب العالمين.
عِبَادَ اللهِ إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَـانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَي وَيَنْهَي عَنِ اْلفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، فَـاذْكُرُوا الله َالْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَليَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَالله ُيَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركـاته.

The recomended movies

Bismillahirrahmanirrahim dengan menyebut nama Allah yang Pengasih dan lagi Maha Penyayang….
The ARIF-Veto Movies Collection’s Hundred Sellection Foundation (AVMCHSF) adalah sebuah lembaga representative tingkat Nasional yang sedang mengepakkan sayapnya dalam dunia perfilman Dunia, didirikan pada medio April 2009. Film yang masuk dalam daftar TOP 100 adalah Film yang telah ditonton oleh Sang pemilik saham. Film tidak akan pernah dibedakan berdasarkan jenis ataupun sebagainya karena ARIF suka semua jenis Film, Jenis Film indie-pun bisa masuk daftar. Adapun criteria-criteria yang bisa masuk kedalam daftar Adalah sebagai berikut:
1. Memiliki pesan moral, motivasi dan mencerahkan.
2. Ada sesuatu baru yang ditawarkan.
3. Memiliki nilai historis yang tinggi
4. Jalan cerita yang unik dan dengan pengemasan yang menawan

Urutan dalam daftar dapat berubah sewaktu-waktu tergantung jika:
1. Ada film yang lebih pantas menggantikannya
2. Tergantung perasaan jiwa penilai saat menonton
Demikian dan terima kasih

ARIF MAULANA


[Juri Sepenuhnya]
Movies (titles) Genre Nation Years
1. Taare.Zameen.Par Educated India 2011
2. The King’s Spech True story West 2011
3. Sang Pemimpi Drama Indonesia 2010
4. KCB Drama Indonesia 2009
5. 3 Idiots Drama India 2010
6. Emak Ingin Naik Haji Religi Indonesia 2010
7. AVATAR; the LAST AIRBANDER Action West 2011
8. Rab ne bana de Jodi Drama India 2009
9. Taken Action West 2009
10. Sang Pencerah Bioghraphy Indonesia 2011
11. Ghajini Action India 2009
12. Laskar Pelangi Drama Indonesia 2009
13. Alangkah lucunya (negeri ini) Drama Indonesia 2010
14. Miracle Worker Psikologis West 2011
15. 300 (The Spartans) Action West 2009
16. Kuch-kuch hota hay Drama India 1998
17. My name is Khan Drama India 2010
18. Bank Job Action West 2009
19. Never Say Never Biography Musical 2011
20. Happening Action West 2008
21. Fellon Drama west 2009
22. Clash Of Titans Action West 2010
23. Fiksi Drama Indonesia 2009
24. TROY Action West 2009
25. Ninja Assassin Action West 2010
26. 3 hati 2 Dunia 1 Cinta Drama Indo 2011
27. 127 hours Action West 2011
28. Eagle Eye Action West 2009
29. Distorbia Action West 2009
30. Butterfly on the wheel Action West 2009
31. Sanctum Action West 2011
32. First Love (a little think called Love) Romance Thailand 2011
33. Boot Camp Action West 2009
34. August Rush Drama West 2009
35. Doa yang mengancam Drama Indonesia 2009
36. Home alone Drama West 1998
37. Slumdog millionare Drama India 2008
38. Cj7 Drama Mandarin 2008
39. Kalhonaho Drama India 2009
40. I'm legend Action West 2008
41. Shooter Action West 2009
42. Chakde Drama India 2009
43. Phone Booth Action West 2009
44. The Blind Side Drama West 2011
45. Perempuan Berkalung Surban Drama Indonesia 2009
46. Billu Drama India 2009
47. Clash of Titans Action West 2010
48. G.I Jane Action West 2010
49. Kingdom of heaven Action West 2009
50. Garuda di Dadaku Nasionalis Indonesia 2009
51. Tararumpum Drama India 2009
52. De Javu Action West 2009
53. Vantage points Action West 2009
54. VeerZarra Drama India 2009
55. Ghost Drama West 2010
56. 13 Action West 2011
57. Julius Caesar Action West 2009
58. Syurga Cinta Drama Malay 2011
59. Perempuan punya cerita Drama Indonesia 2008
60. Yufraj Drama India 2009
61. Roman Picisan Drama Indonesia 2011
62. If only Drama West 2010
63. Milenge-milenge Drama India 2011
64. 21 Sturgress Action West 2009
65. Reef Animasi West 2009
66. Naga bonar Drama Indonesia 2007
67. Kungfu Panda Animasi China 2009
68. Titanic Drama West 1997
69. HEAVEN Drama Arabic 2002
70. Catatan akhir sekolah Drama Indonesia 2008
71. Who am I Action Mandarin 2006
72. Love Drama Indonesia 2008
73. Ayat-Ayat Cinta Drama Indonesia 2007
74. SWAT Firefight Action West 2011
75. Taiyo no Uta Drama Mandarin 2008
76. Get Married 1&2 Drama Indonesia 2007
77. Harry Potter Action West 2007
78. Butterfly (Indo) Drama Indonesia 2008
79. Hidden floor Horor Korean 2009
80. Skelton key Horor West 2009
81. The International Action West 2009
82. Rogue Action West 2009
83. Shaolin Soccer Action Mandarin 2000
84. The Nativity (the Born of ISA) Drama West 2009
85. Ham tum hare senem Drama India 2009
86. B 13 Action West 2009
87. P2 Action West 2009
88. Pirates of Caribbean Action West 2007
89. The Ciy of Ember Drama West 2009
90. Jurassic Park Action West 2000
91. Spider Man Action West 2005
92. The Clinnic Psikopat West 2011
93. DHOOM Drama India 2009
94. Asterix 1 n 2 Drama France 2007
95. Life as we know it Drama West 2011
96. Shinici man version Drama Mandarin 2007
97. Poseidon Action West 2009
98. Joe ride Action West 2008
99. 3 doa 3 cinta Drama Indonesia 2009
100. Kambing Jantan Drama Indonesia 2009
101. Yes Man Drama West 2009
102. Wanted Action West 2007
103. Superhero Movie Action West 2008
104. Hancock Action West 2007
105. Mutant Chronicles Action West 2007
106. I hate love Story Drama India 2011
107. 10.000 BC Action West 2007
108. Evan Almighty Drama West 2008
109. Mind Hunter Action West 2008
110. Hulk Action West 2009
111. Iron Man Action West 2009
112. Garfield Animasi West 2009
113. Yamakasi Action West 2009
114. Space chimp Animasi West 2009
115. Death sentence Action West 2009
116. Crash Action West 2008
117. Tarzaan Animasi West 2002
118. Finding NEMO Animasi West 2004
119. The tale of disparoux Animasi West 2009
120. Final Destination Action West 2009
121. Passenger Action West 2009
122. Monster House Animasi West 2009
123. I’m not Stupid Drama Mandarin 2009
124. Undisparted Action West 2009
125. Hostel Action West 2009
126. Chakba Horor Mandarin 2009
127. Narnia Drama West 2009
128. Knowing Drama West 2009
129. Phobia (Thailand) Horror Mandarin 2009
130. Inocent voice Action West 2001
131. G.I.Joe Action West 2009
132. TAKUT Horror Indo 2009
133. AVATAR Semi-Anmasi West 2009
134. Sang murabbi
135. Unfortuned Events
136. Sherlock Holmes
137. UP
138. Windstruck
139. Merantau
140. The Water Horse
141. Full House Drama Korea 2010
142. Minority Report
143. Mongol
144. Romance
145. Rumah DARAh Horor INA 2010
146. Prince of Persia Action West 2010
147. Speed Scandal Humor Korea 2010
148. Daybreakeers Action West 2010
Siap merangsek naik:
1. The GOD Must be Crazy
2. Dragon Ball animasi
3. Upin n Ipin
4. Oz
5. Anaconda
6. OLiver Twist
Seeking for:
1. Pencarian terakhir
2. Realita cinta dan rock n rool
3. Angel and demons
4. Wolverine :the origins
5. Prison break Version
6. DHOOM III
7. Final Destination 1,2,4
8. Vertical Limit
9. Dari Francis naik mobil dengan bapaknya aguna naik haji
10. MERAH PUTIH
11. Rumah Maida
12. The Good Father
13. The King Arthur
14. Templar
15. Muallaf
16. Sang Pemimpi
17. In the AIR
18. AVATAR (Manusia)